Rabu, 31 Desember 2008

suara petasan atau suara rudal?

Hai, teman-teman. Sebagian dr kita akan bersenang-senang melewati malam pergantian tahun baru. But, please think twice(more is better).
Saudara-saudara* kita di palestina terus dihujani rudal selama lima hari ini. dihari kelima ini hampir 390 saudara- saudara kita meninggal, dan ribuan lain nya terluka. Orang tua kehilangan 5 anak gadis mereka sekaligus ketika sedang tidur, anak2 kecil yang tidak tau orang tua mereka ada dimana, masihkah hidup atau telah meninggal. Have you ever think: If you were them, what would you do? Keep in silent, or take an action?! Kemana negara-negara timur tengah lainnya? Mengapa mereka tertunduk diam terhadap perlakuan Israel? Sepertinya sudah tidak ada lagi rasa prikemanusiaan di hati orang-orang Israel itu! Israel sungguh telah melanggar hukum internasional!
Bagaimana jika suara2 petasan dan kembang api berubah menjadi serangan rudal? pertanyaan yang sulit dijawab untuk sebagian dari kita: Siapkah kita untuk MATI? Siapkah berada pada hari perhitungan?
Tidak ingin terkesan menggurui, teman-teman. Hanya sekedar sebagai bahan perenungan untuk temen-temen, gue, bangsa Indonesia, dan KITA SEMUA

*saudara : mereka juga manusia seperti kita.

4 komentar:

Agnisaa mengatakan...

gu setuju bgd dah..
krn SBY msii tkud aj sama amrik..huhu.

Aini mengatakan...

Allah pasti akan membalas perbuatan biadab israel! allahu akbar!!

rafel adrian mengatakan...

ISRAEL mah cupu!bisanya minta bantuan dari amerika..

Indah Chairunnisa mengatakan...

ninis : iya nih. apa masih pantes negara amerika disebut negara adidaya tp mereka juga krisis keuangan kaya indonesia?

aini : smga sodara2 kita dipalestina tetap tabah dan orang kejam Israel itu dibukakan pintu hatinya. amin

rafel : ya namanya juga negara miskin, fel.