Hai, teman-teman. Sebagian dr kita akan bersenang-senang melewati malam pergantian tahun baru. But, please think twice(more is better).
Saudara-saudara* kita di palestina terus dihujani rudal selama lima hari ini. dihari kelima ini hampir 390 saudara- saudara kita meninggal, dan ribuan lain nya terluka. Orang tua kehilangan 5 anak gadis mereka sekaligus ketika sedang tidur, anak2 kecil yang tidak tau orang tua mereka ada dimana, masihkah hidup atau telah meninggal. Have you ever think: If you were them, what would you do? Keep in silent, or take an action?! Kemana negara-negara timur tengah lainnya? Mengapa mereka tertunduk diam terhadap perlakuan Israel? Sepertinya sudah tidak ada lagi rasa prikemanusiaan di hati orang-orang Israel itu! Israel sungguh telah melanggar hukum internasional!
Bagaimana jika suara2 petasan dan kembang api berubah menjadi serangan rudal? pertanyaan yang sulit dijawab untuk sebagian dari kita: Siapkah kita untuk MATI? Siapkah berada pada hari perhitungan?
Tidak ingin terkesan menggurui, teman-teman. Hanya sekedar sebagai bahan perenungan untuk temen-temen, gue, bangsa Indonesia, dan KITA SEMUA
*saudara : mereka juga manusia seperti kita.
Rabu, 31 Desember 2008
suara petasan atau suara rudal?
Diposting oleh Indah Chairunnisa di 04.16
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

4 komentar:
gu setuju bgd dah..
krn SBY msii tkud aj sama amrik..huhu.
Allah pasti akan membalas perbuatan biadab israel! allahu akbar!!
ISRAEL mah cupu!bisanya minta bantuan dari amerika..
ninis : iya nih. apa masih pantes negara amerika disebut negara adidaya tp mereka juga krisis keuangan kaya indonesia?
aini : smga sodara2 kita dipalestina tetap tabah dan orang kejam Israel itu dibukakan pintu hatinya. amin
rafel : ya namanya juga negara miskin, fel.
Posting Komentar